oleh

Minyak Mentah Anjlok Senin Pagi, Pandemi Virus Hancurkan Permintaan

Investing.com – Minyak mentah turun tajam pada Senin (30/03) dan Brent mencapai titik terendah November 2002. Pelemahan minyak tersebut muncul tatkala pandemi virus global terus memburuk dan perang harga Arab Saudi-Rusia tidak menunjukkan tanda-tanda bakal mereda.

Menurut data Investing.com, Minyak Minyak Brent Berjangka anjlok 4,44% di $26,71 per barel pada pukul 10.49 WIB Senin (30/03) pagi, setelah sebelumnya mencapai level terendah November 2002 di $23,03.

Minyak mentah West Texas Intermediate (Minyak Mentah WTI Berjangka) AS jatuh 4,93% di $20,45 per barel dan mendekati level terendah 18 tahun pada awal bulan ini.

Pasar minyak telah anjlok drastis ungkap Reuters Senin (30/03) pagi akibat hancurnya permintaan global yang disebabkan oleh pandemi virus covid-19 dan perang harga Arab Saudi-Rusia yang terus membanjiri pasar dengan pasokan tambahan.

Arab Saudi mengatakan Jumat bahwa tidak melakukan perundingan dengan Rusia guna menyeimbangkan pasar minyak meskipun ada tekanan dari Washington untuk menghentikan penurunan harga di tengah pandemi virus. Seorang pejabat senior Rusia mengatakan sebelumnya Jumat bahwa sejumlah besar negara produsen minyak dapat bekerja sama dengan OPEC dan Rusia untuk mendukung harga minyak.

News Feed