oleh

Rupiah Melemah Jelang Rapat Kebijakan Moneter Bank Indonesia

Investing.com – Nilai tukar rupiah masih melemah terhadap dolar AS pada Selasa (14/04) pagi. Rupiah turun 0,38% atau 60 poin di 15.680,0 menurut data Investing.com hingga pukul 11.18 WIB.

Rupiah USD/IDR dibuka di angka 15.700 per dolar AS seperti dikutip Liputan6 Selasa (14/04) dari Bloomberg, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 15.630 per dolar AS. Jelang siang hari, rupiah menguat bergerak ke 15.681 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 15.680 per dolar AS hingga 15.706 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 13,09 persen. Sedangkan berdasar Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 15.722 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 16.840 per dolar AS.

Analis juga berpendapat tentang pergerakan rupiah hari ini. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan kepada Suara.com Selasa (14/04), saat ini sentimen pasar cukup positif pagi ini dengan indeks saham Asia dan indeks saham berjangka AS bergerak positif pagi ini. Sehingga, membantu rupiah bisa menguat di pembukaan hari ini.

Selain itu, pergerakan nilai tukar rupiah juga menantikan keputusan kebijakan moneter Bank Indonesia hari ini. Menurut Aris, kebijakan pemangkasan ini juga sejalan dengan kebijakan pemangkasan suku bunga lanjutan the Fed yang sudah mendekati 0 persen. Kebijakan untuk membantu pemulihan ekonomi bisa positif untuk rupiah.

Sementara diberitakan Katadata Selasa, Bank Indonesia diperkirakan tak akan memangkas suku bunga acuannya pada bulan ini seiring nilai tukar rupiah yang masih rentan tertekan aliran modal asing keluar akibat pandemi virus corona. BI bakal mengumumkan hasil rapat dewan gubernur pada siang ini, Selasa.

Pengamat Ekonomi Institut Kajian Strategis Universitas Kebangsaan Eric Sugandi mengatakan BI belum akan menurunkan suku bunga acuannya untuk sementara waktu.

News Feed