oleh

Rupiah Sempat Menguat ke Level 15.500 Pasca BI Tahan Suku Bunga

Investing.com – Nilai tukar rupiah USD/IDR terhadap dolar AS berakhir menguat pada perdagangan sesi I Rabu (15/04) pagi. Per pukul 11.27 WIB dikutip dari data Investing.com, rupiah naik 0,1% atau 15 poin di 15.595,0 per dolar AS.

Berdasarkan data kurs referensi Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Rabu (15/4) menurut Investor Daily, rupiah berada di level Rp 15.707 atau menguat 15 poin dibanding sehari sebelumnya di level Rp 15.722.

Di pasar spot antar bank, kurs rupiah diperdagangkan pada kisaran Rp 15.607 atau menguat sekitar 38 poin. Pasar merespons positif kebijakan BI yang tetap mempertahankan bunga acuan, BI-7 Days Reverse Repo Rate (BI-7 DRRR) sebesar 4,5%.

Adapun kurs dolar AS di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) hingga pukul 9:54 WIB seperti dilansir CNBC Indonesia Rabu yakni untuk periode 1 pekan di Rp15.670, 1 bulan di Rp15.760 dan 2 bulan di Rp15.865. Juga kurs Domestic NDF (DNDF) untuk periode 1 bulan di Rp 15.600 dan 3 bulan di Rp 15.721.

Dari dalam negeri mengutip Antaranews Rabu, Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan akan mengumumkan data neraca perdagangan Maret 2020 pada hari ini.

Konsensus memperkirakan neraca perdagangan Maret surplus 760 juta dolar AS.

Sentimen domestik lainnya, Bank Indonesia (BI) kemarin mempertahankan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate pada level 4,5 persen.

Dari global, China mencatatkan surplus neraca perdagangan Maret 2020 di atas konsensus, sebesar 19,9 miliar dolar AS. Kinerja ekspor turun 6,6 persen (yoy) dan impor turun 0,9 persen (yoy).

News Feed