Timah

oleh

Sekilas Tentang Timah

Nama latin untuk Timah adalah Stannum, diambil dari simbol kimianya yaitu Sn. Timah merupakan logam dasar yang masuk dalam kategori non-ferrous metal (logam bukan besi). Dikarenakan kadar racunnya yang rendah serta mudah didaur ulang, membuat Timah menjadi logam yang ramah terhadap lingkungan.

Timah merupakan bahan baku utama yang digunakan di berbagai sektor manufaktur, termasuk diantaranya barang konsumen, pengemasan, konstruksi, serta berbagai alat transportasi

Indonesia merupakan produsen timah terbesar kedua di dunia setelah China dan sekaligus merupakan eksportir terbesar timah. Provinsi Bangka Belitung, lepas pantai Sumatra menyumbang 90 persen dari total ekspor timah Indonesia.

Posisi penting Indonesia dalam perdagangan timah dunia membuat para pembuat kebijakan menerapkan berbagai peraturan untuk ekspor timah yang bertujuan untuk mengangkat harga timah dan memerangi penambangan illegal. Peraturan terbaru timah Indonesia mengacu pada Permendag No 33 tahun 2015 yang mewajibkan seluruh transaksi timah murni batangan untuk tujuan ekspor dan dalam negeri harus diperdagangkan terlebih dahulu melalui ICDX.

Faktor Penggerak di Pasar Timah

Pergerakan harga timah di pasar internasional (ICDX, LME, KLTM & SHFE);

Nilai tukar kurs Dollar AS terhadap mata uang utama lainnya;

Faktor-faktor ekonomi di Negara produsen dan konsumen utama : pertumbuhan industri, krisis keuangan global, resesi, inflasi, dan sebagainya;

Peristiwa khusus komoditi: Pembangunan fasilitas atau proses produksi baru, penutupan tambang atau pabrik yang tidak diharapkan (bencana alam, gangguan pasokan, kecelakaan, mogok kerja, dan sebagainya), dan restrukturisasi industri;

Kebijakan Perdagangan Pemerintah (penerapan atau penghentikan pajak, denda dan kuota);

Peristiwa geopolitik.

TIMAH

Jam Perdagangan:
TINPB300, 02.30 – 02.37 PM (Waktu Jakarta)
TINPB200, 02.40 – 02.47 PM (Waktu Jakarta)
TINPB100, 02.50 – 02.57 PM (Waktu Jakarta)
TINPB050, 03.00 – 03.07 PM (Waktu Jakarta)
TIN4NINE, 03.10 – 03.17 PM (Waktu Jakarta)

TIN adalah simbol spesifikasi kontrak fisik timah dari 5 metrik ton per lot dalam USD. Kualitas timah yang bisa dikirim melalui kontrak ini harus memiliki tingkat kemurnian minimum 99,90% dan kandungan timbal maksimum (Pb) 300ppm dan besi (Fe) sebesar 50ppm.